Purbalingga — Kontingen Pramuka Penggalang MTs Negeri 1 Purbalingga (Gudep 08-503 & 08-504) kembali membuktikan keunggulannya pada ajang Jambore Ranting (Jamran) Kwarran Karanganyar Tahun 2026. Perkemahan akbar yang mengusung tema “Berbudaya, Berkarakter, Berkarya” dan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 12–14 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Desa Karanggedang, Kecamatan Karanganyar. Kegiatan ini diikuti oleh 37 pangkalan SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Karanganyar dengan tujuan membina karakter penggalang yang beriman, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, sehat, serta memiliki keterampilan hidup.
Keberhasilan kontingen MTs Negeri 1 Purbalingga pada perkemahan kali ini ditopang oleh semangat pantang menyerah dari 16 murid terbaik MTs Negeri 1 Purbalingga yang terbagi ke dalam dua regu. Regu putra dengan pinru Rakhman Azka Azhary (Kelas 9F) dan anggota regu lainnya Muhammad Fakhri Asidqi (Kelas 8B), Ais Bagus Pangestu (Kelas 8F), Alfathir Langit Ramadhan (Kelas 8F), Fathir Mudrajat (Kelas 8G), Muchamad Faqih Nur Zaman (Kelas 9B), Manan Satrio (Kelas 9H), serta Muhammad Husen Nur Rahman (Kelas 9H). Sementara itu, regu putri dengan pinru Meisya Nur Jannah Azzuhroh (Kelas 9A) dan anggota regu lainnya Mytha Aulia Ningrum (Kelas 9A), Nabila Nur Hamidah (Kelas 9B), Umi Kulsum (Kelas 9D), Fariza Kamilia Rizki (Kelas 9A), Assyifa Husna Azzahra (Kelas 9H), Safinada Mumtaza (Kelas 9D), dan Afifa Nahda Rafanda (Kelas 9F).
Berkat perjuangan gigih seluruh anggota regu di setiap cabang Lomba, kontingen MTs Negeri 1 Purbalingga sukses memborong deretan kejuaraan. Prestasi gemilang tersebut meliputi Juara 1 Lomba Inovasi Kepramukaan (Pionering & Reportase) Regu Putra, Juara 1 Lomba Inovasi Kepramukaan (Pionering & Reportase) Regu Putri, Juara 2 Lomba K3 Tapak Kemah, serta Juara 3 Lomba Sendratasik (Seni Dramatis, Tari, dan Musik).
Capaian luar biasa ini tak lepas dari bimbingan serta dampingan tanpa lelah dari para pembina pramuka madrasah, yaitu Moko Dantoro, Kapti Amin Muhammad Yusuf, Ghufron Utoyo, Amalia Sholiha, Ika Merdekawati, dan Nur Rizqi. Selain itu, persiapan para peserta juga didukung penuh oleh pelatih profesional, yakni Titis Handayani dari Pembina Lensa Bangga selaku pelatih reportase digital, serta Yeni Sofia Ramadani selaku Pembina Tari yang melatih bidang sendratasik.
Selama tiga hari perkemahan, seluruh peserta antusias mengikuti rangkaian acara yang padat dan edukatif. Hari pertama diisi dengan registrasi, pendirian tenda, Upacara Pembukaan, Lomba Inovasi Kepramukaan, wawasan Medical First Response (MFR), Outing Class, hingga pementasan seni. Hari kedua berlanjut dengan kegiatan penjelajahan Napak Tilas (Wide Game), Giat Karya Kreasi Tong Sampah dari ember bekas, penyuluhan dari BNN Kabupaten Purbalingga, serta malam puncak Api Unggun. Perkemahan resmi ditutup pada hari ketiga dengan Upacara Hari Ulang Tahun Pramuka ke-65, pengumuman pemenang lomba, dan prosesi kepulangan.
Atas raihan prestasi yang membanggakan ini, pihak madrasah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen.
“Terima kasih atas kerja keras, perjuangan, serta kedisiplinan yang ditunjukkan oleh para murid, pembina, pelatih, serta dukungan penuh dari para orang tua murid. Semoga prestasi ini dapat terus memotivasi seluruh murid Matsabangga untuk menjadi pramuka yang hebat, berkarakter, dan senantiasa mengharumkan nama madrasah.”
Penulis: Humas Matsabangga




